Jumat, 25 Maret 2016

Magang jg ada Recruitment

Perencanaan sumber daya manusia yang baik dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan di perusahaan dan dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan keinginan perusahaan. Bagi seseorang yang ingin bekerja pada suatu perusahaan, baik yang melamar sebagai karyawan maupun seseorang yang ingin belajar bekerja (magang) tentu nya harus mengikuti alur seleksi yang ditentukan oleh perusahaan. Magang merupakan bagian dari pelatihan kerja,  biasanya magang dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan proses pendidikan namun adapula mahasiswa baru lulus (fresh graduated) yang melakukan magang hanya untuk mengisis waktu luangnya sembari menunggu pekerjaan yang di apply nya. Menurut uhdfcudha, inti dari kegiatan magang adalah mendapatkan pengalaman untuk berkarya dan berkontribusi secara nyata dalam kehidupa sekitar. Didalam kegiatna magang, proses belajar dilakukan melalui monitoring, pembimbingan oleh seorang ahli yang bertindak menjadi mentor.

Menurut Soetjipto (2007), rekrutmen adalah proses menarik minat dan mengumpulkan calon pemegang jabatan yang sesuai dengan rencana SDM untuk menduduki suatu jabatan tertentu. Sedangkan seleksi adalah proses pemilihan kandidat (calon karyawan) yang disesuaikan dengan jabatan yang lowong. Rekrutmen dan seleksi merupakan rangkaian proses yang berkesinambungan dalam pengelolaan SDM, makan manajemen secara periodic memiliki tanggung jawab untuk melakukan analisis pekerjaan untuk memastikan identifikasi kebutuhan karyawan.

Beberapa pelamar berasal dari dalam (internal) organisasi/perusahaan itu sendiri da nada pula yang berasal dari luar (eksternal) organisasi/perusahaan. Internal rekrutmen dapat berasal dari papan pengumuman yang berada di dalam perusahaan, intranet, rapat perusahaan yang dinyatakan dalam promosi jabatan. Sedangkan untuk eksternal rekrutmen dapat berasal dari agen tenaga kerja, pusat informasi lowongan kerja, maupun melalui iklan (adv). Menurut Griffin (2007), rekrutmen internal berarti mempertimbangkan karyawan yang ada sebagai kandidat atas lowongan pekerjaaan yang tersedia. Promosi dari dalam dapat membantu membangun semangat kerja dan mempertahankan karyawan yang berkualitas baik agar tidak meninggalkan perusahaan. Sedangkan rekrutmen eksternal melibatkan usaha menarik orang-orang dari luar organisasi untuk melamar lowongan pekerjaan. Metode rekrutmen eksternal meliputi pemasangan iklan, wawancara di kampus-kampus, dan lain sebagainya. Sama hal nya seperti pelamar yang ingin melakukan magang di suatu perusahaan, pelamar juga bisa mendapatkan informasi dari dalam perusahaan yang berasal dari kerabat dekatnya.

Proses rekrutmen dan seleksi dimulai dengan adanya perencanaan sumber daya manusia atau permintaan dari pengguna dan diakhiri dengan diangkatnya seseorang sebagai karyawan. Menurut anonym (2013), yang dikutip berdasarkan pengalamn pribadinya bahwa didalam melaksanakan proses rekrutmen terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut meliputi:

1.       Pemilihan media lowongan;
2.       Proses desain lowongan kerja;
3.       Seleksi administrasi calon karyawan;
4.       Test psikologi;
5.       Interview awal, biasanya dilakukan dengan HRD;
6.       Interview dengan user;
7.       Pemilihan kandidat;
8.       Negosiasi gaji

Sama halnya dengan calon karyawan untuk kategori karyawan yang akan magang, mereka juga diharuskan untuk melakukan seleksi administrasi, kemudian melakukan interview dengan HRD kemudian Kepala unit, dan terkahir dengan wakil direktur II baru setelah itu hasil lolos atau tidaknya akan di beritahu oleh HRD melalui email/telepon.



 DAFTAR PUSTAKA:

 Anonym. 2013. Tahapan Rekrutmen
https://maribelajarhrd.wordpress.com/recruitment/tahapan-rekrutmen/ Diakses pada Hari Jum’at, 18 Maret 2016 pada pukul 20:26 WIB
Griffin, R W. 2007. BISNIS, Edisi Kedelapan. Erlangga. Jakarta
Soetjipto, B. 2007. Kisah Sukses Para Kampiun SDM. Salemba Empat. Jakarta
Sumardiono. 2014. Apa Itu HomeSchooling. PandaMedia. Jakarta 


Jumat, 18 Maret 2016

proses rekrutmen dan seleksi

Dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan, suatu perusahaan memerlukan beberapa factor pendukung seperti manusia, bahan baku, mesin/peralatan, serta modal usaha. Beberapa factor tersebut harus dikelola dengan baik agar visi dan misi suatu perusahaan dapat terwujud. Pengelolaan sumber daya manusia yang tidak efektif dan efisien akan menghambat tujuan organisasi suatu perusahaan. Pada konteks manajemen sumber daya manusia, perencanaan merupakan proses penentuan kebutuhan sumber daya manusia bagi perusahaan serta tindakan untuk mendapatkannya. Perencanaan sumber daya manusia yang baik dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan di perusahaan dan dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan keinginan perusahaan. Bagi seseorang yang ingin bekerja pada suatu perusahaan, baik yang melamar sebagai karyawan maupun seseorang yang ingin belajar bekerja (magang) tentu nya harus mengikuti alur seleksi yang ditentukan oleh perusahaan. Menurut Soetjipto (2007), rekrutmen adalah proses menarik minat dan mengumpulkan calon pemegang jabatan yang sesuai dengan rencana SDM untuk menduduki suatu jabatan tertentu. Sedangkan seleksi adalah ptoses pemilihan kandidat (calon karyawan) yang disesuaikan dengan jabatan yang lowong. Rekrutmen dan seleksi merupakan rangkaian proses yang berkesinambungan dalam pengelolaan SDM, makan manajemen secara periodic memiliki tanggung jawab untuk melakukan analisis pekerjaan untuk memastikan identifikasi kebutuhan karyawan.

Beberapa pelamar berasal dari dalam (internal) organisasi/perusahaan itu sendiri da nada pula yang berasal dari luar (eksternal) organisasi/perusahaan. Internal rekrutmen dapat berasal dari papan pengumuman yang berada di dalam perusahaan, intranet, rapat perusahaan yang dinyatakan dalam promosi jabatan. Sedangkan untuk eksternal rekrutmen dapat berasal dari agen tenaga kerja, pusat informasi lowongan kerja, maupun melalui iklan (adv). Menurut Griffin (2007), rekrutmen internal berarti mempertimbangka karyawan yang ada sebagai kandidat atas lowongan pekerjaaan yang tersedia. Promosi dari dalam dapat membantu membangun semangat kerja dan mempertahankan karyawan yang berkualitas baik agar tidak meninggalkan perusahaan. Sedangkan rekrutmen eksternal melibatkan usaha menarik orang-orang dari luar organisasi untuk melamar lowongan pekerjaan. Metode rekrutmen eksternal meliputi pemasangan iklan, wawancara di kampus-kampus, dan lain sebagainya. Sama hal nya seperti pelamar yang ingin melakukan magang di suatu perusahaan, pelamar juga bisa mendapatkan informasi dari dalam perusahaan yang berasal dari kerabat dekatnya.

Proses rekrutmen dan seleksi dimulai dengan adanya perencanaan sumber daya manusia atau permintaan dari pengguna dan diakhiri dengan diangkatnya seseorang sebagai karyawan. Menurut anonym (2013), yang dikutip berdasarkan pengalamn pribadinya bahwa didalam melaksanakan proses rekrutmen terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut meliputi:

1.       Pemilihan media lowongan;
2.       Proses desain lowongan kerja;
3.       Seleksi administrasi calon karyawan;
4.       Test psikologi;
5.       Interview awal, biasanya dilakukan dengan HRD;
6.       Interview dengan user;
7.       Pemilihan kandidat;
8.       Negosiasi gaji

Sama halnya dengan calon karyawan untuk kategori karyawan yang akan magang, mereka juga diharuskan untuk melakukan seleksi administrasi, kemudian melakukan interview dengan HRD kemudian Kepala unit, dan terkahir dengan wakil direktur II baru setelah itu hasil lolos atau tidaknya akan di beritahu oleh HRD melalui email/telepon.








Soetjipto, B. 2007. Kisah Sukses Para Kampiun SDM. Salemba Empat. Jakarta
Griffin, R W. 2007. BISNIS, Edisi Kedelapan. Erlangga. Jakarta

Anonym. 2013. Tahapan Rekrutmen. https://maribelajarhrd.wordpress.com/recruitment/tahapan-rekrutmen/ Diakses pada Hari Jum’at, 18 Maret 2016 pada pukul 20:26 WIB

Jumat, 11 Maret 2016

Memahami Peranan MSDM secara sederhana

Peran Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sebuah perusahaan tidak bisa diabaikan. SDM sangat berperan penuh dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan/organisasi. Sumber Daya sendiri berasal dari potensi yang dimiliki oleh tiap individu dalam melakukan perannya sebagai makhluk  social yang mampu mengelola dirinya sendiri dan yang terdapat di alam guna tercapainya kesejahteraan hidup yang seimbang. Menurut Hariandja (2002), Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor yang lain seperti modal. Oleh karena itu, SDM harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi organisasi. Manajemen sumber daya manusia yang sering disebut dengan manajemen personalia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan SDM agar tercapai tujuan organisasi.
Peran serta fungsi SDM dalam perusahaan semakin mendapatkan perhatian yang sangat penting dalam aktifitas perusahaan. Menurut Santini (2013), fungsi sumberdaya manusia adalah untuk meningkatkan produktivitas (achievement performance) dalam menunjang perusahaan lebih kompetitif. Dalam memahami fungsi SDM perusahaan, tidak hanya tertuju pada pekerja nya saja melainkan juga tujuan dari perusahaan nya sendiri.
menurut Johar (2007), peran MSDM adalah mengatur dan menetapkan program kepegawaian yag meliputi:

  •  Rekruitmen adalah proses seleksi serta penempatan untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan perusahaan.
  • Pengendalian adalah kegiatan yang dilakukan dalam mengendalikan kegiatan karyawan agara senantiasa mentaati peraturan yang berlaku di perusahaan. Pengendalian ini meliputi kehadiran karyawan, kedisiplinan, perilaku, kerjasama, serta pelaksanaan pekerjaannya.
  • Pengembangan adalah proses dalam mengingkatkan keterampilan secara teknis, teritis, dan moral karyawan melalui pelatihan (training) yang diberikan.
  • Kompensasi adalah kegiatan yang dilakukan dalam pemberian balas jasa/upah kerja baik berupa uang maupun barang kepada karyawan
  • Pengintegrasian adalah kegiatan yang dilakukan dalam menyatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan agar tercipta kerjasama yang serasi dan saling menguntungkan
  • Pemeliharaan adalah kegiatan yang dilakukan dalam menjaga atau meningkatkan kondisi fisik maupun metal karyawan dengan memperhatikan kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja
  • Pemberhentian adalah kegiatan yang dilakukan dalam melakukan pemutusan hubungan /kontrak kerja antar karyawan dengan perusahaan yg dapat disebabkan oleh beberapa faktor

Menurut Rai (2015), fungsi MSDM meliputi:
  • Fungsi Manajemen (FM), meliputi  Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, Pengkoordinasian, Pengontrolan/Pengawasan
  • Fungsi Operasional (FO): Pengadaan SDM, meliputi Perencanaan SDM, Analisis Jabatan, Rekrutmen, Seleksi , Penempatan dan Pembekalan Orientasi. Pengembangan SDM, meliputi Penilaian Prestasi Kinerja, Pelatihan & Pengembangan, Pengembangan Karir. Kompensasi, meliputi upah, gaji, tunjangan, program kesejahteraan. Integrasi Kerja, meliputi Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, Partisipasi Kerja, Kepemimpinan, Kepuasan Kerja. Pemeliharaan SDM, meliputi Kesehatan dan Keselamatan Kerja,Coaching & Counselling, Manajemen Stres. Pemisahan (pemutusan hubungan kerja), meliputi pensiun, hubungan industrial.
Berdasarkan pemahaman sederhana diatas, dapat disimpulkan bahwa peranan MSDM yang baik dalam suatu organisasi/perusahaan mampu memberikan keuntungan bagi karyawan dan juga perusahaan. Adapaun keuntungan bagi karyawan meliputi kepuasan kerja, keamanan dan keselamatan kerja, serta pemberdayaan dan perlakuan yang adil. Sedangkan bagi perusahaan itu sendiri adalah produktivitas dan laba yang kian menunjukan peningkatan, serta kelangsungan hidup perusahaan semakin panjang.



Hariandja, Marihot TE. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Grasindo. Jakarta
Santini, Adilah. 2013. Peran dan Fungsin Sumber Daya manusia dalam berbisnis. http://adilahlayungsantini.blogspot.co.id
Arifin, Johar. 2007. Aplikasi Excel dalam Aspek Kuantitatif Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Elex Media Komputindo. Jakarta
Rai, Ayu. 2015. MSDM. https://fryandiswastiko.wordpress.com